Yamaha Sigma 100 2 tak

Yamaha Sigma, Motor Bebek 2 Tak Penerus Alfa IIR

Diposting pada

MotorUpdate.net – di era tahun 90 an ternyata Yamaha memiliki beragam motor bebek 2 tak yang banyak diminati. Ada Yamaha Alfa, Force 1, FIZ, F1ZR dan satu lagi adalah Yamaha Sigma. Saat ini, motor-motor tersebut harga sekennya terus terangkat naik dikarenakan makin banyaknya pecinta motor 2 tak dan termasuk motor langka. Nah, dari motor-motor di atas, kali ini kita akan membahas salah satunya yaitu mengenai motor bebek Yamaha Sigma 100 2 tak yang dibekali dengan teknologi Reed Valve. Seperti apa sejarah dan spesifikasinya, mari kita ulas bersama.

Yamaha Sigma, Motor Bebek 2 Tak Penerus Alfa IIR

Motor ini sebenarnya sebagai generasi penerus dari Yamaha Alfa IIR. Secara rangka dan juga mesin motor ini masih sama menggunakan part dari Alfa IIR. Namun untuk desainnya terlihat cukup berbeda terutama di bagian depan dan belakang. Yamaha Sigma pertama kali dirilis pada tahun 1997 untuk melengkapi line up motor bebek 2 tak lainnya yang sudah ada.

Untuk spesifikasi mesinnya, Yamaha Sigma dibekali dengan mesin berkubikasi 102,1 cc 2 tak 1 silinder berpendingin udara dengan bore x stroke 50 x 52. Kemudian untuk kompresi mesinnya yaitu diangka 7,2:1 dan disalurkan ke gear box 4 percepatan. Untuk power maksimalmya, mesinnya mampu menghasilkan power 7,9 PS pada 7.000 rpm. Sementara itu untuk torsi maksimalnya mampu dicatatkan pada angka 9 Nm pada 6.000 rpm.

Walaupun termasuk motor jadul, Yamaha Sigma sudah dibekali dengan electric starter dan juga kick starter. Untuk pengapiannya masih menggunakan CDI dan berat motor ini dibawah 100 kg tepatnya yaitu 97 kg menurut brosur. Untuk kapasitas bahan bakarnya, motor bebek 2 tak ini mampu menampung 5 liter bahan bakar.

Kemudian beralih ke desainnya, yang nampak berbeda dengan Alfa IIR adalah pada bagian depan dan belakang. Di bagan depan kita akan menemukan headlamp serta lampu sein yang tidak lagi mengotak. Desain Headlamp lebih tajam, serta desain lampu sein depan lebih membentuk oval.

Yamaha Sigma 100 2 tak

Untuk velgnya menggunakan velg jari-jari dengan ring 17 inchi. Untuk pengereman, bagian roda depan sudah menggunakan rem cakram namun untuk bagian belakang masih menggunakan rem tromol. Suspensi depan menggunakan teleskopik dan suspensi belakang menggunakan suspensi ganda dengan alur per yang rapat. Untuk saklar lampu seinnya sudah menganut model push cancel sehingga untuk mematikan lampu sein tinggal menekannya saja tanpa harus menggeser.

Baca juga: Mengenal Yamaha DT 100, Motor Endura Yamaha Era 70an

Beralih ke bagian belakang, desain stoplamp juga berbeda dengan desain stoplamp Alfa IIR. Stoplamp yamaha Sigma lebih runcing dan tajam, dengan lampu sein belakang yang menyatu dengan stoplamp tersebut. Untuk knalpotnya dibalut dengan finishing chrome yang terlihat mengkilap. Oh iya, saat itu untuk pilihan warnanya hanya ada beragam yaitu dengan striping warna merah, biru, hijau, serta kuning.

Untuk harganya, saat ini motor bebek 2 tak yang sudah berumur lebih dari 20 tahun tersebut harga sekennya bervariasi. Ada yang dijual mulai dari harga 2 juta rupiah hingga mungkin bahkan sampai 6 juta rupiah. Tentu saja ini tergantung dengan kondisi motor serta kelengkapan surat-suratnya.

Ada yang tertarik dengan motor ini? Kalau saya nyidam yang Yamaha F1ZR namun belum kesampaian sampai sekarang ini karena harganya semakin menggila. Nah, mungkin itu saja sedikit informasi mengenai sejarah dan juga spesifikasi dari motor bebek Yamaha Sigma 100 2 tak. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Gambar Gravatar
Saya seorang blogger otomotif dari Boyolali. Pertama kali ngeblog pada November 2012 awalnya sebatas iseng nulis pengalaman pribadi. Akhirnya lama kelamaan menjadi lebih mengarah ke dunia otomotif karena memang saya memiliki hobi di dunia otomotif. Terima kasih telah mampir di blog sederhana saya. Semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat bagi pembaca. Aamiin

4 komentar

Silakan Berkomentar