Yamaha Crypton, Motor Bebek 4 Tak Yamaha yang Hanya Seumur Jagung

2
Yamaha Crypton R

MotorUpdate.net – pabrikan berlogo Garputala Yamaha di era tahun 80-90an terkenal dengan motor-motor 2 taknya. Tidak hanya motor sport, motor bebek 2 tak pun juga banyak yang diproduksi Yamaha. Sebagai contoh Yamaha Alfa 2R, Force 1, F1ZR, Sigma, dan lainnya. Namun ternyata di era tersebut Yamaha juga memproduksi motor bebek 4 tak yang diberi nama Yamaha Crypton. Motor ini merupakan motor bebek 4 tak pertama yang diproduksi oleh Yamaha. Namun sayangnya, motor ini hanya mampu bertahan (berproduksi) antara 2-3 tahun saja.

Yamaha Crypton, Motor Bebek 4 Tak Yamaha yang Hanya Seumur Jagung

Seputar Yamaha Crypton

Di kala itu, Yamaha sukses menghadirkan motor-motor bebek 2 tak dengan stigma motor bebek kencang. Ingin mengulang kesuksesannya seperti pada bebek 2 tak, Yamaha menghadirkan motor bebek 4 tak pertamanya dengan basis desain dari Yamaha Force 1 yang diberi nama Yamaha Crypton pada tahun 1997. Motor ini menggunakan mesin berkubikasi 101,8 cc 1 silinder 4 langkah berpendingin udara. Kubikasi ini lebih besar sekitar 5cc jika dibandingkan dengan kompetitornya yaitu Honda yang masih menggunakan mesin berkubikasi 97cc yaitu C100.

Selain memiliki kubikasi yang lebih besar dibandingkan dengan kompetitornya, Yamaha Crypton ini juga sudah dibekali dengan teknologi Engine Balancer. Teknologi ini memiliki fungsi untuk meredam getaran dari mesin sehingga membuat nyaman pengendara.

Yamaha Crypton R

Untuk pilihan warnanya, motor bebek ini tersedia dalam dua pilihan warna yaitu warna hitam dan juga merah. Selain itu karena menggunakan basis desain dari Yamaha Force 1 maka membuatnya menghemat riset sehingga dapat menekan harga jual yang lebih murah dari kompetitornya.

Gagal Bersaing

Walaupun memiliki beberapa keunggulan di atas, namun upaya Yamaha mengeluarkan motor bebek 4 tak pertamanya tersebut belum banyak membuahkan hasil. Hal ini dikarenakan masih kalah dengan dominasi motor bebek 4 tak honda. Image bahwa motor yamaha itu kencang namun juga boros masih melekat di masyarakat, sehingga masyarakat lebih memilih motor bebek 4 tak Honda yang terkenal irit.

Di tahun 1998, Yamaha kembali berupaya dengan memberikan facelift pada motor ini. Ubahan yang paling kentara adalah dengan menaikkan kubikasi mesin yang semula 101,8 cc menjadi 102 cc. Selain itu rem depan yang dulunya masih menggunakan rem tromol sudah diganti menggunakan rem cakram. Namanya pun juga berubah menjadi Yamaha Crypton R. Namun sayangnya, usaha tersebut lagi-lagi tidak membuahkan hasil yang signifikan, alhasil di tahun 1999 motor ini harus diistirahatkan alias tidak diproduksi lagi.

Spesifikasi Lengkap Yamaha Crypton

  • Tipe Mesin: 4-stroke bendingin udara, silinder tunggal mendatar
  • Volume silinder: 101,8cc (1997); 102cc (1998-1999)
  • Sistem bahan bakar: Karburator; MIKUNI VM 16
  • Diameter × langkah (bore × stroke): 49 × 54 mm
  • Rasio kompresi: 9:1
  • Power maksimum: 8,2 hp/8.000 rpm
  • Torsi maksimum: 8,65 Nm/6.500 rpm
  • Tipe Kopling: Otomatis, sentrifugal, tipe basah, plat majemuk
  • Sistem transmisi: Manual, 4 percepatan return (N-1-2-3-4)
  • Kapasitas oli mesin: 1 liter
  • Dimensi (panjang × lebar × tinggi): 187 x 65,5 x 105 cm
  • Jarak sumbu roda: 119 cm
  • Jarak terendah ke tanah: 13 cm (1997): 12 cm (1998-1999)
  • Berat kendaraan: 92 kg (1997), 95,1 kg (1998-1999)
  • Rangka: Pipa, underbone
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi belakang: Swing arm dengan peredam kejut ganda
  • Ukuran ban depan: 70/90-17 38P (2,50-17 inch)
  • Ukuran ban belakang: 80/90-17 44P (2,75-17 inch)
  • Rem depan: Tromol (1997); Cakram dengan piston ganda (1998-1999)
  • Rem belakang: Tromol
  • Sistem pengapian: AC CDI
  • Battery (accu / aki): 12V-5Ah
  • Busi: NGK C6HSA / DENSO U20FS-U
  • Sistem Starter: Elektrik dan kick starter

Meskipun begitu, populasi motor ini sampai sekarang masih ada segelintir masyarakat yang merawatnya. Nah, mungkin itu saja sedikit informasi mengenai Yamaha Crypton yang merupakan motor bebek 4 tak Yamaha yang hanya dapat bertahan seumur jagung saja. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Yamaha Sigma, Motor Bebek 2 Tak Penerus Alfa IIR

2 KOMENTAR

Silakan Berkomentar