Suzuki VanVan 200 (RV200), Motor Retro Suzuki Pesaing W175

42
Suzuki VanVan 200 orange

motorupdate.net – motor sport retro saat ini mulai banyak diminati oleh konsumen Indonesia. Terbukti dengan semakin banyak bengkel modifikasi yang menggarap pesanan motor untuk di sesain menjadi klasik atau retro. Sebenarnya, pabrikan pun juga sudah menghadirkan pure motor retro yang dapat langsung dibeli konsumen. Pabrikan yang mengawali ini adalah Kawasaki dengan produk W seriesnya. Suzuki sebenarnya juga memiliki produk motor retro yaitu Suzuki VanVan 200 (RV200) namun belum diboyong ke sini.

Suzuki VanVan 200 (RV200), Motor Retro Suzuki Pesaing W175

Selain Kawasaki, sebenarnya ada Benelli dengan Benelli Motobi dan Viar dengan Viar Vortech-nya. Yang baru-baru ini Yamaha juga memperkenalkan salah satu motor retro dari keluarga Sport Heritage-nya yaitu XSR155. Nah, untuk Suzuki, sebenarnya Suzuki Global juga mempunyai motor retro salah satunya adalah Suzuki VanVan 200. Namun sayangnya motor ini belum dibawa untuk pasar Indonesia. Sebenarnya, motor ini menyimpan banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh motor-motor retro yang saat ini ada di Indonesia.

Suzuki VanVan 200 abu-abu

Motor ini menawarkan gaya retro yang cukup kental dari segi daya tarik, desain, dan juga penampilannya. Suzuki VanVan 200 merupakan versi facelift dari gaya klasik Motor VanVan 125 yang diproduksi tahun 2003 dengan perbaharuan mesin dan berbagai fitur baru. Jika melihat spesifikasinya, motor ini menggendong mesin SOHC 199 cc 1 silinder 4 langkah berpendingin udara. Untuk penyaluran tenaga dari mesin ke roda belakang menggunakan gearbox dengan 5 percepatan.

Suzuki VanVan 200 biru

Untuk power yang mampu dihasilkan motor ini yaitu diangka 16 HP pada putaran 8.000 rpm. Sementara untuk torsinya mampu menghasilkan torsi tertinggi hingga 15 Nm pada putaran 6.500 rpm. Nuansa retro sangat kental di motor ini, mulai dari lampu depan, belakang, dan juga lampu sein yang memiliki bentuk membulat. Selain itu pada spedometernya juga klasik dengan desain membulat.

Baca juga: Suzuki Saluto 125, Skutik Keren dari Taiwan

Untuk velgnya juga sangat klasik dengan velg jari-jari dengan finishing chrome. Untuk ukuran bannya, bagian depan menggunakan ban berukuran 130/80-18M/C 66P tube type. Sementara untuk ban bagian belakang menggunakan ban berukuran 180/80-14M/C 78P, tube type.

Jika menurut website Suzuki Global, Suzuki VanVan 200 ini tersedia dalam 4 pilihan warna. Keempat pilihan warna tersebut antara lain abu-abu, hitam, biru, dan orange. Keunggulan dari motor ini adalah posisi knalpotnya yang berada di atas seperti motor trail. Kemudian tinggi joknya sangat pas untuk postur orang asia yaitu diangka 770 mm.

Spesifikasi

Dan berikut ini untuk spesifikasi lengkap dari Suzuki VanVan 200.

Engine Type: 4-stroke, 1-cylinder, air-cooled, SOHC
Engine Displacement: 199 cm3 (12.1 cu. in)
Bore x Stroke: 66.0 mm x 58.2 mm (2.6 in x 2.3 in)
Transmission: 5-speed constant mesh
Overall Length: 2,140 mm (84.3 in)
Overall Width: 865 mm (34.1 in)
Overall Height: 1,125 mm (44.3 in)
Wheelbase: 1,375 mm (54.1 in)
Ground Clearance: 220 mm (8.7 in)
Seat Height:  770 mm (30.3 in)
Curb Mass: 128 kg (282 lbs)
Suspension Front: Telescopic, coil spring, oil damped
Rear: Swingarm type, coil spring, oil damped
Brakes Front: Disc
Brakes Rear: Drum
Tires Front: 130/80-18M/C 66P, tube type
Tires Rear: 180/80-14M/C 78P, tube type
Fuel Tank Capacity: 6.5 L (1.7/1.4 US/Imp gal)

Suzuki VanVan 200 orange

Nah, itu tadi spesifikasi dari motor retro Suzuki yang bernama VanVan 200. Walaupun dari teknologinya kemungkinan ini masih kalah dari rival-rivalnya, namun setiap motor pasti punya nilai unggul yang tidak dimiliki lainnya. Nah, kalau menurut sobat bagaimana dengan motor ini? Apakah layak untuk dibawa ke Indonesia? Atau mungkin ada yang langsung kesengsem dengan tampangnya ini. he…he.. Semoga bermanfaat.

baca juga:

42 KOMENTAR

  1. Ngga bakal laku disini, selera orang Indonesia itu motor sport ya harus yang fairing. Ga peduli kondisi jalannya gimana tetap harus fairing kayak motogp wkwkwkwk

Silakan Berkomentar